Vyrus,Dab!

-photo dari situs motorcyclenews.com

Motor keren pak,bu,pakdhe,budhe,kangmas dan mbakyu.Sumpah.Susah buat dibilang jelek atau jadul.Mahal lagi..

Tapi,bukan motornya yg saya soroti.Tapi suasana pabriknya itu lo.Nyantai benar..Lebih mirip workshop atau bengkel kalau menurut saya.Karyawannya pun tidak banyak.Kalau diperhatikan malah satu orang mengerjakan 1 motor utuh dari nol..Sepertinya lo..xixixi..

Soal kapasitas produksi,pabrikan yg dimiliki Ascanio Rodrigo ini,awalnya cuma 120 buah sejak 2002.Atau 1 motor per 90 harinya.Walau sekarang sudah meningkat jadi 1 motor per 2 minggunya…walah…Yg jelas jangan dibandingkan dengan kapasitas produksi ahm atau yimm yg +/- 10rb perhari..itupun masih ada yg harus inden lagi..ediyan tenan…Cuma di Indonesia,ada pabrik motor yg kapasitas produksinya tidak kalah dengan kapasitas produksinya pabrik kerupuk….xixixi..:mrgreen:

Untuk menjamin kepuasan konsumen,vyrus pun memasang webcam di pabriknya itu.Jadi,buat sampeyan yg pesan bisa masuk ke situs pabriknya buat mandorin motor yg sedang dibangun setiap saat.Beda dengan pabrikan disini,yg memasang cctv buat memantau karyawannya,beneran kerja atau malah tidur…Pabrikan sini pun, soal unggah mengunggah gambar di dunia maya harus disortir lebih dulu.Kalau ada yg macam-macam,siap-siap saja makan dengan sop sendal jepit jebat atau sayur rumput teki besok harinya–karena dapat sp-3..
Beruntung di Italia sono banyak faktor-faktor pendukung sehingga motor Vyrus ini bisa terwujudkan.Seperti adanya pemasok mesin(ducati) dan bagian-bagian motor lain-yg asli buatan Italia pada sebagian besarnya.Dan juga tenaga-tenaga ahli yg alumnus pabrikan bimota.. Keterangan lebih lanjut,dicopas dari wikipedia inilah Vyrus:
Vyrus is a small, exclusivist Italian motorcycle manufacturer based in Rimini, Italy. Vyrus initially worked alongside Bimota on the evolutionary development of Bimota’s “Tesi” motorcycle. The “Tesi”, meaning Thesis in Italian, had its origins as a university engineering project linked to Massimo Tamburini. The Tesi design was easily distinguished by the use of its Hub- center steering front suspension arrangement. Vyrus split from the Bimota and completed the first evolution of the Tesi’s development, marketing the bike under their own name. Currently Vyrus have two models: 984 C3 2V (using a Ducati sourced 2 valve, air-cooled engine) and 985 C3 4V (again, with a Ducati sourced 4 valve, water-cooled engine); both with a displacement of almost 1000 cm³. The 984 has a V-twin (which the Italians refer to as a “L” twin, given the cylinder arrangement) 2 valve Ducati engine which develops a claimed 90.5 HP. The 985 has V- twin 4 valve Ducati engine which develops a claimed 150 HP. The engineers of the company are experienced in high-class motorcycles: many of them having worked for companies like Ducati or Bimota.

Hmm,semoga saja bengkel sepeda bermotor mas Wakhid Djogdja jugabisa berkembang pesat seperti Vyrus ini.Yah,walaupun masih ‘gresek’ mencari rangka sepeda dan mesin pemotong rumput di pasar loak,tidak ada salahnya bermimpi setinggi langit. Mumpung mimpi belum dilarang to..

Cheers,

Lekdjie,dab!

”mugi-mugi sampeyan sakaluwargo tansah pinaringan rohmat&hidayah saking Alloh azza wa jalla,sehat wal afiat,jembar rejeki,tata titis tentrem rahayu,gemah ripah loh jinawi”

Penulis: lekdjie mumet-ndhase.com

kurang piknik,perlu banyak jalan-jalan..

11 thoughts on “Vyrus,Dab!”

  1. motor kok yo apikmen lek harganya milyaran kuiiiiii butuh tiga kali hidup untuk ngumpulin duit segitu, wong sekali hidup aja cuman bisa beli bang tigor.
    butuh berapa kali hidup ya lek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s