Seharusnya,Dab!

Memang seharusnya harus begini to pak,bu,pakdhe,budhe,kangmas dan mbakyu…la wong sudah cilaka kok ditambah cilaka lagi…

Semoga para oknum yg suka ‘nulung menthung’ begitu segera musnah dari dunia persilatan..Sebab,sebagai orang yg tiada berdaya kita cuma bisa ngasih parikan saja:lemah-lemah teles,biar Gusti Alloh sing mbales..

Semoga..semoga..semoga..

Cheers,

Lekdjie,dab!

”mugi-mugi sampeyan sakaluwargo tansah pinaringan rohmat&hidayah saking Alloh azza wa jalla,sehat wal afiat,jembar rejeki,tata titis tentrem rahayu,gemah ripah loh jinawi”


Penulis: lekdjie mumet-ndhase.com

kurang piknik,perlu banyak jalan-jalan..

9 thoughts on “Seharusnya,Dab!”

    1. la ten kantore sampeyan pripun pak?sudah menjadi rahasia umum bahwasanya yg namanya kantor2 birokrasi penuh oknum,eh,ndak penuh ding,tapi kathah..

    2. saya di kecamatan lek! dengan dasar Peraturan Bupati di Kecamatan tidak ada pungutan dalam hal kepentingan publik! pengurusan termasuk KTP dan KK😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s